Senin, 18 Juni 2012

=>HADIAH MISTERIUS KAKEK CHAPTER 1

AUTHOR: ARLITA GARIANA (Arlita Garrieeannaa)
TOKOH: SUKI DAN NICKO
GENRE: ADVENTURE, REMATIK, EH SALAH, ROMANTIC

Ciiiittt!!!! Braakkk!!! Sebuah mobil berwarna abu-abu metalik menabrak tiang listrik, menghindari truk yang ugal2 an. “d***n truck!” teriak pemuda yang menyetir mobil. Di jok belakang, ada seorang gadis yang sedang tidur, ia langsung terhempas karna goncangan yang sangat keras. Dahinya berdarah akibat terbentur. “aduuhh, sakit.. nabrak apa Ko?” keluh Suki. “itu tuh!! Truk sialan!! Jadi nabrak tiang listrik.”Nicko menggerutu. “aaaaw!!!” teriak Nicko kesakitan. “kenapa Ko? Ada yang luka? Ada yang patah??” Suki terlihat khawatir. “bentar, aku telfon ambulans sama agen asuransi,” Suki buru-buru menelepon.

#DI RUMAH SAKIT
Sesampainya di Rumah Sakit, mereka langsung dirawat. Benar saja, tangan kiri Nicko patah. “perlu 3 bulan untuk sembuh total” mereka hanya tertunduk. “untuk saudara Nicko, anda harus opname selama beberapa hari. Untuk saudara Suki, anda boleh pulang hari ini, anda hanya menderita luka ringan di dahi.” Kata dokter pada Suki dan Nicko. “makasih dok,” jawab mereka serempak. Merekapun membisu melihat dokter keluar ruangan.

Nicko memulai percakapan. “ki, tadi aku nemuin ini di mobil,” Nicko mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya. Sebuah kalung. Liontinnya kotak berwarna biru kusam dengan ornamen-ornamen yang rumit. “barang antik tuh,” gumam Nicko. “kok aku belum pernah liat ini yah?? Apa cuma perasaan aku??” kata Suki sambil memainkan liontin itu. Tanpa sengaja, ia membukanya. “eh, kebuka. Ada isinya,” Suki mengambil kertas kecil yang terlipat-lipat di dalamnya. “kakek punya hadiah buat Suki. Di sebelah ayunan di taman, ada sesuatu yang kakek simpan. TTD: Kakek” Suki membacanya pelan.
Mereka berdua langsung terbelalak.

“ini dari almarhum Kakek!!!” Suki agak berteriak. “ssttt!!! Ini Rumah Sakit.. pelanan dikit napa.” Nicko berbisik. Mereka melihat ke sekeliling. Semua orang di Ruang UGD memandangi mereka dengan heran. “hehe, sori, aku lupa lagi semangat nih,” jawab Suki lirih. “berarti, aku harus ke taman. Di sana ada ayunan yang biasa aku pake sama kakek. Sekarang!!” Suki beranjak dari kursinya. Namun Nicko langsung menahannya. “aku ikut!! Harus ikut!! Kan aku yang nemuin itu,” ujar Nicko sambil memandang kalung yang kini dipakai Suki. “tungguin aku keluar dari Rumah Sakit ya, Ki.” (aki aki donk, haha) kata Nicko dengan wajah memelas. “iya, iya, tapi gak usah pasang muka memelas gitu, kaleee.” Suki kembali duduk di kursinya.

##SEMINGGU KEMUDIAN##
“Oke, tempatnya disini.” Suki menancapkan sebuah sekop di tanah. “sori ya aku gak bisa bantuin. Liat aja tangan aku,” tangan Nicko digendong (patah tulang) “ihhh… alesan, bilang aja gak mau bantuin.” Gerutu Suki. Suki mulai menggali. Ia tak menemukan apapun. “berarti yang di sebelah sana,” Suki menunjuk suatu tempat. Ia pergi kesana, Nicko mengikuti dari belakang. Suki mulai menggali lagi. Dhoggg!! (ala jawa, hehe) sekopnya menyentuh sesuatu. Ternyata sebuah kotak kecil, Suki lalu mengambilnya.
Keringatnya mengalir (sejagung-jagung, haha). Ia mengibaskan rambutnya yang tidak dikuncir. (hahaha, kayak sinetron aja) “woooww..” Nicko terpana melihatnya. “aku baru sadar, temenku yang satu ini cantik banget, apalagi pas keringetan gini.” Nicko masih tak berkedip memandangi Suki. “aku cantik?? Masa’ sih?? Jangan gitu ah, aku jadi ge-er nih,” Suki tersenyum malu. “abis ini kamu mo kemana?” Tanya Nicko. “gak kemana-mana. Kenapa sih?” Suki penasaran. “ke hati aku aja yah, hihihi.” (jiahhh… keluar deh gombalnya)  Kata Nicko sambil tersenyum nakal dan terus memandangi Suki yang terlihat malu-malu kucing. “ihhh, gombal.. pulang yuk, uda mo ujan nih.” Suki menarik tangan pemuda tampan bertubuh tinggi dan tegap itu. Ia tersenyum dalam hati.\

#DI RUMAH

FROM: Nicko     TO: Kiddy (Suki)
Isi’y apa’an ki?? Pnsrn bgt nih, >_


FROM: Kiddy      TO: Nicko
Aqu blm tau, kotak’y msih kekunci. Hoahhmm… ngantuk.. -_-zZz


FROM: Nicko     TO: Kiddy
Ya udh bobo yg nyenyak y syg q. Mimpi’in aku!! ^_^
Bye sygku


FROM: Kiddy      TO: Nicko
Sayang??? Emang’y aqu sypa km?? Oke klo gt
Bye jg sygku..  muachhh.. :-* haha (hihihi, mulai romantis)

Mereka berdua senyam senyum melihat layar hp masing-masing. Kini Suki tidak bisa tidur. Ia terus memikirkan kotak itu. Kira-kira apa isinya? Bagaimana cara membukanya? Sedangkan ia tidak punya kuncinya. Kakek pun tidak memberi petunjuk seperti apa dan dimana letak kuncinya. Lama kelamaan langit-langit kamar terlihat kabur. Suki terlelap dalam tidurnya.

0 komentar:

Poskan Komentar